PDRB Sumatera Utara Triwulan II 2025 Tumbuh, Tanda Pemulihan Ekonomi Makin Kuat

Sumut InfoMedan, Oktober 2025 – Perekonomian Provinsi Sumatera Utara menunjukkan kinerja positif pada triwulan II tahun 2025. Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, nilai PDRB Sumatera Utara pada periode ini tercatat sebesar Rp306,74 triliun. Hal ini meningkat dari Rp296,49 triliun pada triwulan I tahun 2025. Kenaikan ini menegaskan adanya penguatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor pengeluaran.

Komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang terbesar terhadap PDRB

Komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang terbesar terhadap PDRB. Dengan nilai mencapai Rp157,15 triliun pada triwulan II 2025, naik dari Rp152,19 triliun pada triwulan I. Kenaikan konsumsi masyarakat ini mencerminkan daya beli yang terus membaik, seiring stabilitas harga dan peningkatan pendapatan di berbagai lapisan ekonomi.

Selain konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) juga mengalami pertumbuhan. Dari Rp2,64 triliun menjadi Rp2,73 triliun. Hal ini menunjukkan meningkatnya aktivitas sosial dan pelayanan masyarakat yang berkontribusi pada perputaran ekonomi daerah.

Sementara itu, pengeluaran konsumsi pemerintah meningkat signifikan dari Rp14,90 triliun menjadi Rp16,56 triliun. Seiring dengan peningkatan realisasi belanja publik, terutama untuk proyek infrastruktur dan pelayanan dasar. Komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga naik dari Rp81,05 triliun menjadi Rp82,00 triliun. Hal ini menandakan tumbuhnya investasi di sektor produktif, baik dari pemerintah maupun swasta.

Dari sisi perdagangan luar negeri, nilai ekspor barang dan jasa mencapai Rp53,86 triliun. Hal ini sedikit menurun dibanding triwulan I yang sebesar Rp54,78 triliun. Namun, impor barang dan jasa juga turun menjadi Rp28,95 triliun. Sehingga posisi net ekspor barang dan jasa relatif stabil di angka Rp46,31 triliun. Perdagangan antar daerah pun menunjukkan peningkatan, dengan net ekspor antar daerah mencapai Rp21,40 triliun, naik dari Rp20,11 triliun pada triwulan sebelumnya.

Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi Sumatera Utara masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga dan investasi. Pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2025 menjadi sinyal kuat bahwa aktivitas ekonomi regional terus menguat, didukung oleh peningkatan daya beli masyarakat, investasi sektor riil, dan belanja pemerintah yang produktif.

Dengan tren positif ini, Sumatera Utara diperkirakan akan melanjutkan momentum pertumbuhan pada semester kedua 2025. Pemerintah daerah diharapkan terus menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat sektor industri pengolahan dan perdagangan, serta memperluas akses investasi untuk mendukung pertumbuhan PDRB Sumatera Utara yang berkelanjutan.

Sumber: https://sumut.bps.go.id/id/statistics-table/2/NzgyIzI=/-seri-2010—triwulanan–pdrb-provinsi-sumatera-utara-atas-dasar-harga-berlaku-menurut-pengeluaran-triwulanan–milyar-rupiah-.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *