Sumut Info. Medan, Sumatera utara. — Data dari BPS Sumatera Utara menunjukkan tren penurunan pada sektor transportasi udara domestik selama bulan November 2025. Tercatat, jumlah penumpang domestik yang berangkat melalui Bandara Internasional Kualanamu hanya mencapai 171.742 orang. Artinya dengan ini mengalami penurunan sebesar 8,64 persen dibandingkan bulan Oktober 2025.
Fenomena di Balik Angka: Mengapa Terjadi Penurunan Wisatawan?
Secara historis dan sosiologis, penurunan di bulan November sering kali dikaitkan dengan beberapa fenomena berikut:
- Siklus Low Season: November merupakan periode transisi sebelum puncak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Banyak masyarakat menahan diri untuk bepergian demi menghemat anggaran untuk liburan panjang di bulan Desember.
- Kenaikan Penumpang Internasional: Menariknya, di saat domestik turun, penumpang tujuan luar negeri justru naik 0,40 persen (menjadi 90.102 orang). Ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi masyarakat kelas menengah ke atas yang lebih memilih destinasi mancanegara di akhir tahun.
- Kondisi Transportasi Laut: Penurunan lebih tajam terjadi di Pelabuhan Belawan, di mana penumpang berangkat turun drastis hingga 45,03 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut mungkin sedang terdampak lebih signifikan dibandingkan pengguna pesawat.
Analisis Dasar: Sinyal Ekonomi Sumatera Utara
Jika kita melihat data secara kumulatif (Januari-November 2025), jumlah penumpang domestik yang berangkat turun 2,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
- Sektor Logistik Tetap Tangguh: Meski penumpang turun, angkutan barang muat di Pelabuhan Belawan secara kumulatif justru naik 33,49 persen dibanding tahun lalu. Ini adalah kabar baik bagi ekonomi Sumut, menandakan aktivitas produksi dan ekspor komoditas antar pulau masih sangat aktif.
- Ketimpangan Pertumbuhan: Pertumbuhan positif hanya terlihat pada sektor Internasional (datang naik 7,30% dan berangkat naik 5,30%). Hal ini menunjukkan Sumatera Utara semakin menarik bagi pasar global, namun perlu penguatan pada pasar domestik agar tidak terjadi ketimpangan.
Apa yang Harus Kita Lakukan Sebagai Pembaca?
Sebagai konsumen, pelaku usaha, atau masyarakat umum, berikut adalah langkah bijak merespon data ini:
- Pantau Data Secara Berkala: Anda dapat mengakses data lengkap melalui situs resmi BPS Sumut untuk mengambil keputusan bisnis yang berbasis data (data-driven).
- Manfaatkan Promosi Low Season: Bagi Anda yang berencana bepergian, periode penurunan jumlah penumpang seperti sekarang biasanya diikuti dengan harga tiket yang lebih kompetitif dibandingkan saat peak season Desember.
- Dukung Pariwisata Lokal: Penurunan penumpang domestik adalah sinyal bagi kita untuk kembali melirik destinasi wisata di Sumatera Utara. Dengan berwisata di dalam provinsi, kita membantu menggerakkan ekonomi lokal yang sedang melambat.
- Pelaku Usaha Perlu Adaptasi: Bagi pelaku UMKM atau sektor jasa, data penurunan penumpang di Pelabuhan Belawan harus diantisipasi dengan strategi pemasaran yang lebih kreatif untuk menarik pelanggan lokal agar perputaran uang tetap terjaga.
Penulis: Didit Puji Hariyanto (Pranata Komputer BPS Provinsi Sumatera Utara)