IPM Sumatera Utara Tahun 2025 Meningkat Jadi 76,47: Bukti Kemajuan Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Masyarakat

Sumut InfoMedan, November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara merilis capaian terbaru Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Utara Tahun 2025 melalui Berita Resmi Statistik No. 70/11/12/Th. XXVIII. Berdasarkan data tersebut, IPM Sumut tahun 2025 mencapai 76,47, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan menempatkan Sumut pada peringkat 8 dari 38 provinsi di Indonesia.

Peningkatan IPM ini menunjukkan bahwa masyarakat Sumatera Utara semakin memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan manusia secara berkelanjutan.


Umur Harapan Hidup dan Pendidikan Meningkat

Dari sisi kesehatan, indikator Umur Harapan Hidup Saat Lahir (UHH) 2025 mencapai 74,19 tahun. Angka ini mencerminkan peningkatan kualitas layanan kesehatan serta kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat.

Pada aspek pendidikan, dua indikator utama juga menunjukkan perkembangan positif:

  • Rata-rata Lama Sekolah (RLS) tahun 2025 tercatat 10,08 tahun, yang berarti rata-rata penduduk Sumatera Utara telah menempuh pendidikan hingga setara kelas 10 SMA.
  • Harapan Lama Sekolah (HLS) meningkat menjadi 13,50 tahun, menandakan generasi muda memiliki peluang yang lebih besar untuk mengakses pendidikan tinggi hingga jenjang diploma atau sarjana.

Peningkatan pada indikator pendidikan ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan IPM Sumatera Utara dari tahun ke tahun.


Pengeluaran Riil Per Kapita Ikut Meningkat

Selain kesehatan dan pendidikan, faktor ekonomi juga memberikan kontribusi kuat. Pada tahun 2025, Pengeluaran Riil Per Kapita per Tahun yang Disesuaikan mencapai Rp 11.898.000. Indikator ini mencerminkan daya beli masyarakat yang semakin baik dan stabilitas ekonomi daerah yang terus membaik.

Dengan meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat, kualitas hidup penduduk turut terdongkrak sehingga memengaruhi indeks pembangunan manusia secara signifikan.


Tren IPM Sumatera Utara 2020–2025 Terus Bertumbuh

Selama lima tahun terakhir, IPM Sumatera Utara konsisten meningkat. Berikut perkembangan IPM dari tahun ke tahun:

  • 2020: 73,62
  • 2021: 73,84
  • 2022: 74,51
  • 2023: 75,13
  • 2024: 75,76
  • 2025: 76,47

Grafik peningkatan yang stabil ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Sumut berjalan pada jalur yang positif, meskipun menghadapi berbagai tantangan global maupun domestik.


Sebaran IPM Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Tahun 2025

Infografik BPS juga menampilkan peta sebaran IPM kabupaten/kota di Sumatera Utara. Secara umum, mayoritas daerah di Sumut berada dalam kategori Tinggi (70 ≤ IPM < 80) dan Sangat Tinggi (IPM ≥ 80), sementara beberapa wilayah masih berada pada kategori Sedang.

Kategori IPM daerah dibagi sebagai berikut:

  • Sangat Tinggi: IPM ≥ 80 (ditandai biru gelap)
  • Tinggi: 70 ≤ IPM < 80 (ditandai biru muda)
  • Sedang: 60 ≤ IPM < 70 (ditandai hijau)

Distribusi ini menggambarkan bahwa pembangunan manusia sudah relatif merata, namun masih terdapat daerah yang membutuhkan perhatian ekstra terutama di sektor pendidikan dan ekonomi.


Makna di Balik Kenaikan IPM Sumatera Utara 2025

Menurut BPS Sumatera Utara, IPM merupakan indikator penting untuk melihat bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan, baik dari sisi pendapatan, pendidikan, maupun kesehatan. Pencapaian IPM 76,47 menegaskan bahwa:

  • Masyarakat memiliki usia harapan hidup yang lebih panjang.
  • Akses pendidikan semakin luas dan merata.
  • Daya beli penduduk semakin membaik.
  • Pemerataan pembangunan antarwilayah terus meningkat.

Melalui capaian ini, Sumatera Utara menunjukkan komitmen kuat dalam membangun masyarakat yang berdaya saing tinggi dan sejahtera.


Penutup

Kenaikan IPM Sumatera Utara tahun 2025 menjadi bukti bahwa upaya pembangunan manusia berjalan sesuai arah yang diharapkan. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi diharapkan semakin merata dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *