Inflasi Kota Medan September 2025 Capai 4,44 Persen Year on Year, IHK Tembus 109,97

Kenaikan inflasi dipicu oleh peningkatan harga 9 kelompok pengeluaran utama

Sumut Info – Medan – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan merilis data terbaru terkait perkembangan inflasi pada September 2025. Berdasarkan laporan resmi yang dipublikasikan pada 1 Oktober 2025, tercatat inflasi year on year (y-on-y) di Kota Medan sebesar 4,44 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 109,97. Angka ini menunjukkan bahwa secara tahunan terjadi peningkatan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. Sehingga memberikan gambaran nyata tentang dinamika perekonomian kota terbesar di Sumatera Utara tersebut.

Kenaikan inflasi tahunan ini dipicu oleh peningkatan harga pada sembilan kelompok pengeluaran utama. Di antaranya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat kenaikan tertinggi yaitu 10,61 persen. Menandakan masih tingginya tekanan harga bahan pangan sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Disusul oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang meningkat tajam sebesar 12,19 persen. Hal ini juga memperlihatkan adanya dorongan harga yang signifikan pada kebutuhan non-pangan sehari-hari.

Selain itu, beberapa kelompok pengeluaran lainnya juga mencatatkan kenaikan, yakni:

  • Pakaian dan alas kaki naik 1,04 persen
  • Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 0,32 persen
  • Kesehatan naik 2,16 persen
  • Transportasi naik 0,21 persen
  • Rekreasi, olahraga, dan budaya naik 1,88 persen
  • Pendidikan naik 2,73 persen
  • Penyediaan makanan dan minuman/restoran naik 2,86 persen

Kenaikan harga pada hampir semua kelompok pengeluaran ini menegaskan bahwa tekanan inflasi bersifat cukup merata, meskipun yang paling dominan tetap berasal dari bahan pangan dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Dari sisi bulanan, BPS Kota Medan juga mencatat bahwa inflasi month to month (m-to-m) pada September 2025 berada di angka 0,58 persen. Artinya, dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Agustus 2025), harga barang dan jasa di Kota Medan mengalami peningkatan moderat. Sementara itu, jika dihitung sejak awal tahun hingga September 2025, inflasi year to date (y-to-d) mencapai 3,00 persen, menggambarkan akumulasi kenaikan harga sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.

Inflasi yang tinggi menjadi perhatian Stakeholder

Kepala BPS Kota Medan menegaskan bahwa fenomena ini patut menjadi perhatian, terutama bagi pemangku kebijakan daerah. Inflasi yang cukup tinggi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau menunjukkan masih rapuhnya ketahanan pangan di tengah fluktuasi harga komoditas. Faktor pasokan, distribusi, hingga kondisi iklim sangat berperan dalam menentukan stabilitas harga pangan.

Selain itu, lonjakan pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga menarik untuk dicermati. Kenaikan sebesar 12,19 persen mengindikasikan meningkatnya biaya hidup masyarakat dari sisi kebutuhan non-pangan. Hal ini bisa terkait dengan meningkatnya harga produk perawatan, layanan jasa pribadi, maupun tren konsumsi baru di masyarakat perkotaan.

Beberapa pakar ekonomi menilai, kondisi inflasi di Kota Medan pada September 2025 merefleksikan tantangan ganda: di satu sisi adanya pertumbuhan konsumsi masyarakat yang cukup kuat, namun di sisi lain juga menimbulkan tekanan daya beli, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah. Dengan inflasi tahunan 4,44 persen, masyarakat miskin dan rentan berpotensi semakin terbebani jika tidak diimbangi dengan kebijakan pengendalian harga yang tepat.

Pemerintah daerah diharapkan lebih sigap dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Langkah koordinasi lintas sektor, baik dengan pemerintah provinsi, pusat, maupun pelaku usaha, menjadi kunci agar inflasi di Medan tidak terus meningkat pada bulan-bulan berikutnya. Di sisi lain, program sosial dan bantuan langsung juga penting untuk menjaga daya beli masyarakat berpendapatan rendah.

Secara keseluruhan, laporan inflasi September 2025 memberikan gambaran nyata bahwa dinamika harga di Kota Medan masih dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari sektor pangan hingga layanan non-pangan. Meski tingkat inflasi tahunan 4,44 persen masih berada dalam batas yang relatif terkendali, tren kenaikan harga pada beberapa sektor strategis perlu diwaspadai agar tidak menekan pertumbuhan ekonomi kota.


Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan. September 2025 Inflasi Year on Year (y-on-y) Kota Medan Sebesar 4,44 Persen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *